Analisis Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Melalui Bank Sampah Sahabat Gajah
Permasalahan pengelolaan sampah di Indonesia masih menjadi isu penting, khususnya di wilayah dengan pertumbuhan penduduk yang pesat seperti Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Keterbatasan layanan persampahan formal mendorong pendekatan berbasis masyarakat melalui program bank sampah. Bank Sampah Sahabat Gajah di Desa Way Huwi bertujuan mengurangi timbulan sampah sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Namun, partisipasi masyarakat masih belum optimal dan cenderung tidak merata. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, tingkat, dan faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui Bank Sampah Sahabat Gajah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deduktif dengan metode kuantitatif deskriptif yang didukung analisis kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner kepada 82 nasabah, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat berada pada kategori partnership (kemitraan) dengan nilai rata-rata 14,9, yang dalam kerangka Ladder of Citizen Participation oleh Arnstein termasuk dalam tingkat citizen power, menunjukkan adanya hubungan kolaboratif antara masyarakat dan pengelola. Partisipasi paling dominan terjadi pada tahap pelaksanaan, sementara pada tahap perencanaan dan evaluasi masih rendah. Faktor internal (pengetahuan, waktu, motivasi ekonomi) dan faktor eksternal (pelayanan pengelola, dukungan pemerintah, lingkungan sosial) memengaruhi tingkat partisipasi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan edukasi, kualitas pelayanan, dan dukungan kelembagaan untuk mendorong keberlanjutan pengelolaan sampah berbasis komunitas.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606160004
Keyword
Partisipasi Masyarakat Bank Sampah ladder of participation pengelolaan sampah