KARAKTERISTIK BATUAN VULKANIK DI KAKI GUNUNG ANAK KRAKATAU BAGIAN UTARA BERDASARKAN ANALISIS PETROGRAFI DAN GEOKIMIA
Gunung Anak Krakatau (GAK) merupakan Gunung Api aktif di kompleks vulkanik Krakatau, Selat Sunda, yang terbentuk akibat proses subduksi Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik batuan vulkanik di kaki GAK, menggunakan analisis petrografi dan analisis geokimia. Data penelitian ini meliputi lima sampel sayatan tipis batuan dan unsur geokimia batuan GAK. Analisis petrografi dilakukan untuk mengidentifikasi tekstur, komposisi dan nama batuan juga, analisis geokimia dilakukan untuk menentukan nama batuan, afinitas magma, dan tatanan tektonik dari daerah penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa batuan vulkanik sampel lava di kaki GAK merupakan basalt dengan struktur vesikuler serta tekstur porfiritik, intergranular, dan glomeroporfiritik. Plagioklas dengan komposisi An36 hingga An92 menunjukkan adanya perubahan kondisi kristalisasi magma pada saat pembentukan batuan. Jenis anorthite memiliki ukuran kristal yang lebih besar menunjukkan terbentuk lebih lama dengan karakteristik magma yang lebih mafik (basa). Jenis andesine menunjukkan ukuran kristal yang lebih kecil yang ditafsirkan terbentuk di waktu dan temperatur yang berbeda. Variasi ini mengindikasikan proses evolusi magma melalui diferensiasi dan indikasi pencampuran magma yang menyebabkan terbentuknya beberapa plagioklas dengan komposisi yang berbeda. Berdasarkan kandungan unsur geokimia terdapat dua kelompok sampel yaitu kelompok tinggi logam dan rendah logam. Kelompok tinggi logam memiliki karakteristik TiO2 >1,25wt%, tinggi senyawa FeO, dan MnO serta memiliki mineral olivin dan piroksen lebih banyak sedangkan pada kelompok rendah logam menunjukkan TiO2 <1,25wt%, rendah senyawa FeO, dan MnO serta k-feldspar dan kuarsa yang lebih banyak. Magma kelompok rendah logam diinterpretasikan berasal dari partial melting dari lempeng Samudra Indo-Australia yang menunjam di bawah lempeng Sundaland sedangkan magma dari kelompok tinggi logam ditafsirkan dipengaruhi mantle upwelling akibat slab pull atau akibat adanya slab breakoff.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606150100
Keyword
Anak Krakatau basalt geokimia petrografi