GEOLOGI DAERAH DAN ANALISIS KERENTANAN TANAH MENGGUNAKAN METODE INDEKS STORIE DI DAERAH BATU PATAH DAN SEKITARNYA, KABUPATEN TENGGAMUS, LAMPUNG
Daerah Batupatah, Kabupaten Tanggamus, Lampung, memiliki karakteristik topografi ekstrem yang berkontribusi terhadap tingginya risiko gerakan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kondisi geologi serta menganalisis tingkat kerentanan gerakan tanah dengan menerapkan metode Indeks Storie. Metodologi yang digunakan meliputi pemetaan geologi permukaan untuk mengidentifikasi litologi dan struktur geologi, serta analisis spasial berbasis sistem informasi geografis (SIG). Parameter Indeks Storie yang digunakan mencakup kondisi geologi (material induk), karakteristik tanah, kemiringan lereng, dan penggunaan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stratigrafi daerah penelitian tersusun oleh Satuan Tuf, Satuan Breksi Vulkanik, dan Satuan Andesit, dengan stadia geomorfik dewasa. Ditemukan struktur geologi berupa Sesar Mendatar Kiri Turun yang memengaruhi intensitas pelapukan batuan. Hasil analisis kerentanan gerakan tanah menunjukkan bahwa daerah penelitian didominasi oleh zona kerentanan tinggi yang dipengaruhi oleh litologi mudah lapuk, tanah Alfisol, penggunaan lahan pertanian kering, curah hujan tinggi, dan kemiringan lereng yang relatif curam. Validasi lapangan menunjukkan sebagian besar kejadian longsor berada pada zona kerentanan tinggi hingga sangat tinggi, sehingga metode Indeks Storie dinilai mampu merepresentasikan kondisi kerentanan gerakan tanah di daerah penelitian dengan baik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam upaya mitigasi bencana dan perencanaan tata ruang yang berkelanjutan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606150095
Keyword
Geologi Gerakan Tanah Indeks Storie Tanggamus Kerentanan