Perancangan Kemasan sebagai Upaya Membangun Citra dan Daya Tarik Konsumen terhadap Kuliner Tradisional Khas Batak Toba "Naniura"
Kuliner tradisional yang dikembangkan oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki potensi sebagai produk budaya yang kompetitif, namun masih menghadapi keterbatasan dalam identitas visual dan kemasan, seperti pada Naniura yang sering dipersepsikan kurang higienis. Penelitian ini bertujuan merancang kemasan dan identitas visual Naniura untuk UMKM pada segmen kuliner kelas menengah guna membangun persepsi higienis, modern, dan meningkatkan daya tarik produk. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data melalui studi literatur, survei, dan wawancara dengan Gap Analysis sebagai Teknik analisis data. Metode perancangan menggunakan pendekatan The Branding Process, perancangan logo dengan metode 7 Stage in Creating and Development Logo, dan desain kemasan dengan metode Planning, Concept design, System design, Specification, Refinement, Production. Hasil perancangan berupa identitas visual dan kemasan dua jenis material (plastik vakum food-grade dan outer box). Untuk gaya desain menggunakan gaya minimalis melalui tipografi serif (Gorga dan Libre Baskerville), warna merah–kuning, dan motif Gorga. Hasil uji pengguna terhadap 12 audiens (6 UMKM dan 6 konsumen) menunjukkan peningkatan persepsi dari 70,83% menjadi 92,92% (meningkat 22,09%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa perancangan kemasan dan identitas visual mampu membangun citra produk yang lebih higienis dan modern, sehingga berpotensi meningkatkan ketertarikan konsumen serta daya saing produk Naniura.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606150065
Keyword
Desain Kemasan Identitas Visual Naniura Higienis Modern