PEMODELAN OTOMATISASI KAJIAN KERENTANAN SOSIAL BENCANA GEMPABUMI DI KABUPATEN TANGGAMUS
Gempabumi merupakan salah satu bencana alam yang berdampak besar terhadap kondisi sosial masyarakat, terutama di wilayah rawan seperti Kabupaten Tanggamus yang berada pada jalur Sesar Semangko dan dekat zona subduksi, sementara proses analisis kerentanan sosial yang masih dilakukan secara manual dinilai kurang efisien serta berpotensi menimbulkan ketidakkonsistenan dalam pengolahan data. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model otomatisasi berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) menggunakan Model Builder dalam analisis kerentanan sosial terhadap gempabumi, dengan tahapan meliputi distribusi penduduk, perhitungan rasio kelompok rentan, serta transformasi indeks menggunakan pendekatan Fuzzy Membership yang diintegrasikan dalam satu alur kerja otomatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dikembangkan mampu meningkatkan efisiensi dan konsistensi analisis serta menghasilkan peta kerentanan sosial, di mana tingkat kerentanan di Kabupaten Tanggamus didominasi oleh kategori rendah hingga menengah, dengan kerentanan menengah cenderung terdapat pada wilayah dengan aktivitas wilayah dengan konsentrasi bangunan dan aktivitas penduduk lebih tinggi, seperti Kecamatan Cukuh Balak.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606140043
Keyword
GempaBumi Kerentanan Sosial SIG Model Builder