ANALISIS KESTABILAN LERENG MENGGUNAKAN METODE GEOLOGICAL STRENGTH INDEX (GSI) DAN ANALISIS KINEMATIK DI DAERAH SUKAMENANTI, KECAMATAN KEDATON, BANDAR LAMPUNG
Penelitian ini dilakukan di daerah Sukamenanti, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung, yang memiliki kondisi topografi berbukit dengan kemiringan lereng terjal dan berpotensi mengalami longsor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengklasifikasikan kualitas massa batuan menggunakan metode Geological Strength Index (GSI), menentukan jenis longsoran melalui analisis kinematik, serta mengevaluasi hubungan antara nilai GSI dengan potensi longsoran. Metode yang digunakan meliputi pengambilan data lapangan dengan teknik scanline pada empat lereng (RAN 1–RAN 4), pengukuran bidang diskontinuitas, serta analisis parameter seperti Rock Quality Designation (RQD), Joint Volumetric (Jv), Volumetric Block (Vb), dan Joint Condition (Jc). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai RQD pada seluruh lereng tergolong sangat baik (98,25%–98,9%), namun nilai GSI yang diperoleh relatif rendah, yaitu berkisar antara 18 hingga 21,40. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas massa batuan termasuk dalam kategori buruk (blocky-fair/poor), yang dipengaruhi oleh kondisi bidang diskontinuitas dan material pengisi yang telah mengalami pelapukan. Analisis kinematik menunjukkan bahwa jenis longsoran yang berpotensi terjadi adalah longsoran baji pada lereng RAN 1, RAN 2, RAN 3, dan RAN 4. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai GSI yang rendah berbanding lurus dengan meningkatnya potensi ketidakstabilan lereng. Oleh karena itu, diperlukan upaya mitigasi dan perencanaan geoteknik yang tepat untuk mengurangi risiko longsor di daerah penelitian, terutama mengingat lokasinya yang berdekatan dengan permukiman penduduk.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606140005
Keyword
Analisis Kinematik Kestabilan Lereng Massa Batuan Geological Strength Index (GSI) Longsoran