Kalsium silikat digunakan sebagai dasar utama Mineral Trioksida Agregat (MTA) untuk material perawatan endodontik. Material MTA memiliki harga yang kurang terjangkau dengan beberapa keterbatasan meliputi munculnya gelembung selama proses hidrasi yang menyebabkan adanya rongga dan mempengaruhi lamanya waktu pengerasan serta kekuatan tekan yang tidak konsisten. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan komposit kalsium silikat dari biomassa cangkang siput gonggong (Strombus canarium.) sebagai sumber kalsium dan abu sekam padi sebagai sumber silika dengan penambahan senyawa stronsia (SrO) dan variasi suhu hidrotermal kalsium sebagai material endodontik. Hasil ekstraksi menghasilkan rendemen silika sebesar 65