Optimalisasi Kapasitas Dengan Penambahan Sel Makro Baru Untuk Peningkatan Kinerja Jaringan Di Pekon Tegineneng Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus
Pekon Tegineneng, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus memiliki kondisi geografis berupa perbukitan dan vegetasi lebat yang berpotensi menyebabkan rendahnya kualitas layanan jaringan seluler. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengoptimasi jaringan LTE 1800 MHz guna meningkatkan cakupan dan kualitas layanan di wilayah tersebut. Metode yang digunakan meliputi capacity planning dan simulasi menggunakan perangkat lunak Atoll dengan parameter evaluasi berupa Reference Signal Received Power (RSRP), Signal to Interference Noise Ratio (SINR), dan Throughput. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimasi jaringan mampu meningkatkan performansi layanan secara signifikan. Luas area dengan RSRP ≥ -100 dBm meningkat dari 0,163 km² (1,81%) menjadi 1,961 km² (21,7%). Area dengan SINR ≥ 0 dB meningkat dari 0,31 km² (3,44%) menjadi 2,101 km² (23,3%). Selain itu, area dengan kategori throughput sangat baik (≥ 20.000 Kbps) meningkat dari 0 km² menjadi 1,44 km². Hasil tersebut menunjukkan bahwa optimasi yang dilakukan berhasil meningkatkan cakupan, kualitas sinyal, dan kapasitas layanan data serta mengurangi area blank spot. Meskipun demikian, target KPI belum tercapai sepenuhnya karena masih terdapat sekitar 70% wilayah yang belum tercakup secara optimal. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi geografis wilayah yang didominasi perbukitan dan vegetasi lebat yang menyebabkan tingginya redaman propagasi sinyal.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606120069
Keyword
LTE RSRP SINR Throughput Optimasi Jaringan