(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Analisis Pergeseran Stasiun Kontinu InaCORS di Pulau Sulawesi Akibat Gempa Palu Tahun 2018


Indonesia merupakan negara kepulauan dengan tingkat gempa yang tinggi karena terletak pada konvergensi tiga lempeng tektonik utama, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Pasifik. Salah satu gempa bumi yang pernah terjadi adalah Gempa Palu 2018. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecepatan dan arah serta mengklasifikasikan pergeseran stasiun GNSS kontinu yang disebabkan oleh gempa. Penelitian ini menggunakan metode Global Navigation Satellite System (GNSS) menggunakan stasiun kontinu InaCORS dengan periode pengamatan satu tahun. Hasil penelitian menunjukkan pergeseran horizontal dengan komponen utara terbesar pada stasiun CBON dengan nilai 28,291 mm/tahun, dan terkecil di stasiun CPAL dengan 7,625 mm/tahun. Untuk komponen timur, pergeseran terbesar pada stasiun TOBP dengan 22,515 mm/tahun, sedangkan yang terkecil pada stasiun CMLI dengan -1,392 mm/tahun. Untuk pergeseran vertikal, komponen up menunjukkan perpindahan terbesar di stasiun PALP dengan −14,606 mm/tahun, dan terkecil di stasiun CBAL dengan 1,244 mm/tahun. Arah pergeseran sebagian besar mengarah ke tenggara di 6 stasiun, ke timur pada 4 stasiun, dan ke timur laut pada 4 stasiun untuk komponen horizontal, sedangkan komponen vertikal didominasi oleh penurunan. Selanjutnya, 4 skema klasifikasi perpindahan diterapkan pada empat belas stasiun kontinu yang terdampak Gempa Palu. Satu stasiun (CMLI) mengalami perubahan kecepatan dan arah perpindahan (klasifikasi B), sedangkan empat stasiun (CTOL, PALP, TOBP, dan WATP) menunjukkan pola perpindahan gabungan (klasifikasi C). Sembilan stasiun yang tersisa tetap stabil (klasifikasi D) di komponen horizontal setelah gempa. Untuk komponen vertikal, hanya satu stasiun (PALP) yang menunjukkan perpindahan gabungan (klasifikasi C), sedangkan tiga belas stasiun lainnya tetap stabil (klasifikasi D) selama periode pengamatan satu tahun setelah gempa. Analisis deformasi ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan model deformasi tektonik dan mendukung upaya mitigasi gempa, khususnya untuk peristiwa seismik besar seperti Gempa Palu 2018

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606120016

Keyword
Deformasi GNSS Kecepatan Pergeseran Klasifikasi Pergeseran