(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Pengembangan Model Optimasi Volatile solids Removal pada Co-digestion POME dengan Mikroalga Chlorella vulgaris Hasil Pretreatment Hirotermal


Industri kelapa sawit menghasilkan limbah cair (Palm Oil Mill Effluent) dengan kandungan bahan organik tinggi yang berpotensi mencemari lingkungan. Penelitian ini mengkaji pengaruh konsentrasi mikroalga Chlorella vulgaris dan rasio POME-inokulum terhadap efisiensi penyisihan volatile solids (VS) pada proses anaerobic co-digestion POME skala laboratorium. Optimasi kondisi operasi dilakukan menggunakan Response Surface Methodology (RSM) berbasis Central Composite Design (CCD) dengan VS Removal sebagai respons utama. Hasil analisis ANOVA menunjukkan bahwa model regresi kuadratik yang dikembangkan signifikan secara statistik (p-value 0,0074) dengan koefisien determinasi R² = 0,8555 dan nilai NRMSE sebesar 3,74 persen. Meskipun demikian, hal ini mengindikasikan akurasi prediksi yang baik. Konsentrasi mikroalga memberikan pengaruh linier positif yang signifikan terhadap VS Removal (p-value 0,0031), sedangkan rasio POME-inokulum menunjukkan pengaruh kuadratik yang signifikan (p-value B² = 0,0043). Nilai VS Removal tertinggi sebesar 73,71 persen diperoleh pada konsentrasi mikroalga 1.439,03 mg/L COD dan rasio POME-inokulum 3. Hasil numerical optimization menunjukkan kondisi operasi optimum pada konsentrasi mikroalga 652 mg/L COD dan rasio POME-inokulum 2,80, dengan prediksi VS Removal 57,67 persen dan nilai desirability 0,717. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan biomassa C. vulgaris meningkatkan biodegradabilitas substrat dan efisiensi penyisihan bahan organik pada proses anaerobic co-digestion POME.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606120015

Keyword
Anaerobic co-digestion Chlorella vulgaris POME Response Surface Methodology VS Removal