Analisis Variabilitas Presipitasi Menggunakan Data Global Climatology Precipitation Centre (GPCC) periode tahun 1990 - 2020 di Provinsi Lampung
Provinsi Lampung, yang terletak di bagian paling selatan Pulau Sumatra,
Indonesia, memiliki iklim yang dipengaruhi oleh interaksi atmosfer-laut
seperti El NiƱo Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole
(IOD). ENSO, yang ditandai dengan anomali suhu permukaan laut di
kawasan Samudra Pasifik, serta IOD yang terjadi di Samudra Hindia, secara
signifikan memengaruhi variabilitas curah hujan. Selain itu, monsun Asia
dan monsun Australia juga memainkan peran penting dalam menentukan pola
curah hujan di Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola
presipitasi secara temporal dan spasial di Provinsi Lampung. Mengkaji lebih
lanjut pengaruh ENSO dan IOD terhadap variabilitas presipitasi di Provinsi
Lampung selama musim dingin dan musim panas Asia. Dengan
menggunakan data Global Precipitation Climatology Centre (GPCC),
analisis ini akan memberikan wawasan tentang kondisi iklim lokal dan
membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih baik untuk berbagai
sektor yang bergantung pada iklim. Hasil analisis spasial menunjukkan
distribusi presipitasi di Provinsi Lampung lebih tinggi di wilayah
pesisir/selatan dan lebih rendah di bagian tengah/utara. Secara temporal,
analisis menunjukkan pola musiman monsunal dengan satu puncak musim
hujan pada Januari (periode NDJFM) dan satu puncak musim kemarau pada
Agustus (periode AMJJASO). Pengaruh ENSO dan IOD terhadap presipitasi
pada wilayah Provinsi Lampung tidak signifikan, ditandai dengan hasil nilai
korelasi parsial ENSO maupun IOD pada kedua periode (AMJJASO) dan
(NDJFM) masuk ke dalam kategori klasifikasi sangat rendah dengan nilai
korelasi parsial (r) < 0,20.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606110009
Keyword
Presipitasi Lampung Variabilitas IOD ENSO