Analisis Sistem Produksi Tempe dengan Menggunakan Metode Green Value Stream Mapping (Studi Kasus: UKM Tempe Pak Ahmad, Lampung Selatan)
Tempe merupakan produk tradisional Indonesia berbahan dasar
kedelai yang dalam proses produksinya menghasilkan limbah
lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis limbah
serta mengusulkan perbaikan pada UKM Tempe Pak Ahmad, Lampung
Selatan, menggunakan metode Green Value Stream Mapping (GVSM)
dengan pendekatan kualitatif (observasi, studi lapangan dan
wawancara) dan kuantitatif (neraca massa, energi, dan emisi). Hasil
awal menunjukkan lead time sebesar 62 jam 55 menit dengan nilai PCE
97,61%, konsumsi energi 1.84,02 kWh, penggunaan air 1.025 L, limbah
padat 3 kg, serta emisi sebesar 438,26 kg CO₂-eq. Usulan perbaikan
meliputi penggantian kayu bakar dengan LPG, pemanfaatan limbah cair
menjadi pupuk organik cair, serta penggunaan centrifugal dryer.
Setelah perbaikan, lead time menurun menjadi 61 jam 5 menit, PCE
meningkat menjadi 98,91%, serta dampak lingkungan berkurang
signifikan, dengan emisi turun menjadi 37,18 kg CO₂-eq dan konsumsi
energi menjadi 184,484 kWh.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606100056
Keyword
Green value stream mapping (GVSM), green waste, T