Kenyamanan Termal Berdasarkan Persepsi Masyarakat di RTH Koridor Jl. Ahmad Yani Kota Bekasi
Kenyamanan termal merupakan keadaan dari perasaan seseorang yang menunjukkan adanya perasaan bahagia atas lingkungan yang dapat membuatnya merasakan kenyamanan. Kota Bekasi memiliki kondisi panas yang konsisten dengan rata-rata suhu 31-34°C. Kondisi ini berpotensi menurunkan tingkat kenyamanan termal dalam ruang terbuka hijau sebagai ruang publik. RTH memiliki peran dalam memodifikasi iklim mikro dengan vegetasi didalamnya yang dapat menurunkan suhu yang merupakan faktor utama dalam menentukan nilai indeks kenyamanan termal. Kenyamanan termal merupakan hasil interaksi antara aspek fisik lingkungan dan adaptasi manusia, sehingga persepsi pengguna RTH menjadi aspek penting dalam menentukan tingkat kenyamanan termal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi masyarakat terhadap kenyamanan termal di RTH Koridor Jl. Ahmad Yani Kota Bekasi. Berdasarkan hasil analisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dan analisis skala likert, didapatkan nilai THI berada pada kisaran 24-29,4°C dengan nilai THI pada pagi dan sore hari berada di kategori nyaman, namun telah mendekati batas bawah kategori tidak nyaman. Pada siang hari, nilai THI berada dalam kategori tidak nyaman. Persepsi kenyamanan termal menunjukkan nilai mean sebesar 2,79-3,22 yang termasuk dalam kategori nyaman. Kondisi ini menunjukkan bahwa persepsi kenyamanan tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi fisik lingkungan tetapi kemampuan adaptasi manusia.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606100055
Keyword
Kenyamanan termal Persepsi masyarakat Temperature Humidity Index (THI) Ruang Terbuka Hijau