(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Penerapan Low Impact Development di Kawasan Kampung Kapitan Kota Palembang Menggunakan Rain Barrel dan Rain Garden pada Software SWMM 5.2.


Banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi di pemukiman padat penduduk, salah satu penyebab banjir adalah kurang efektifnya penggunaan saluran drainase dan Kampung Kapitan termasuk daerah yang mengalami banjir. Dilakukan penggunaan perangkat lunak EPA SWMM 5.2. dalam simulasi saluran drainase dan dengan penerapan LID menggunakan rain barrel dan rain garden. Simulasi saluran pada EPA SWMM 5.2. dengan menggunakan distribusi hujan jam-jaman metode ABM (Alternative Block Method) kala ulang 50 tahun dan kondisi eksisting mengalami banjir. Pengendalian limpasan dilakukan menggunakan 4 skenario dengan skenario pertama pada kondisi eksisting dan skenario kedua, ketiga dan keempat dengan penerapan LID serta perubahan dimensi sesuai dengan kebutuhan. Dalam penanggulangan banjir, skenario 2 dengan penggunaan rain barrel disetiap rumah berjumlah 2 unit rain barrel. Pada skenario 3 dengan penggunaan rain garden dengan ukuran 22 \mathrm{\operatorname{m}}^\mathrm{2} per unit. Selain itu pada skenario 4 diterapkan kedua LID. Penggunaan konsep Low Impact Development dalam penanggulangan banjir sangat berpengaruh. Dari hasil simulasi, terjadi penurunan total volume runoff pada tiap subcatchment. Saat kondisi eksisting total volume runoff yaitu sebesar 383,04 mm mengalami penurunan menjadi 354,25 mm setelah diterapkan rain barrel atau dapat mereduksi sekitar 7,52%. Sedangkan setelah penerapan rain garden mengalami penurunan menjadi 350,22 mm atau dapat mereduksi 8,57%. Sementara itu dengan kombinasi kedua LID mengalami penurunan sebesar 321,47 mm atau dapat mereduksi sekitar 16,07%.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606100042

Keyword
Drainase EPA SWMM 5.2 Rain Barrel Rain Garden Banjir