Penelusuran Fraksi Aktif Antioksidan Daun Awar-Awar (Ficus septica Burm.)
Stres oksidatif akibat akumulasi Reactive Oxygen Species (ROS) berperan dalam patogenesis berbagai penyakit kronis seperti kardiovaskular, diabetes, dan kanker. Tanaman awar-awar (Ficus septica Burm.) dari famili Moraceae secara empiris digunakan sebagai obat tradisional dan mengandung senyawa fenolik serta flavonoid dengan potensi antioksidan. Penelitian ini bertujuan menentukan kandungan fitokimia dan aktivitas antioksidan dari ekstrak dan fraksi daun awar-awar. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode Ultrasound Assisted Extraction (UAE) dengan pelarut etanol 96%, dilanjutkan fraksinasi cair-cair menggunakan n-heksana, etil asetat, dan air. Kadar fenol total diukur dengan metode Folin-Ciocalteu, flavonoid total dengan AlCl₃, aktivitas antioksidan dengan DPPH, dan pemantauan profil senyawa melalui KLT. Hasil penelitian menunjukkan rendemen ekstrak sebesar 3,3% ± 2,30. Kadar fenol total berkisar antara 1,218 ± 0,003 hingga 4,472 ± 0,020 mgGAE/g, flavonoid total antara 1,076 ± 0,005 hingga 3,196 ± 0,095 mgQE/g, serta nilai IC50 pada rentang 116,805–150,765 µg/mL. Analisis KLT dengan fase diam silika gel F254 dan fase gerak kloroform:metanol (7:3) mengungkapkan bercak yang bereaksi terhadap FeCl3 pada Rf 0,07 dan 0,90, terhadap AlCl3 pada Rf 0,07; 0,30; 0,50; dan 0,58, serta terhadap DPPH pada Rf 0,07; 0,30; 0,50; 0,58; dan 0,90. Fraksi etil asetat merupakan fraksi paling aktif dengan kandungan fenolik dan flavonoid tertinggi serta aktivitas antioksidan terkuat dalam kategori sedang.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606090118
Keyword
Ficus septica Fenol total Flavonoid total Antioksidan Kromatografi lapis tipis