Identifikasi Bahaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Menggunakan Metode HIRARC dan FTA di Pabrik Pak Tikno Lampung
Perkembangan industri pengolahan pangan menuntut penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Pada Pabrik Tahu Pak Tikno Lampung masih ditemukan potensi bahaya seperti lantai licin, paparan panas, iritasi kulit, dan kelelahan kerja. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko, dan merumuskan pengendalian menggunakan metode HIRARC dan FTA. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 21 risiko kategori low, 48 risiko kategori medium, dan 41 risiko kategori high, dengan risiko dominan berupa terpeleset, paparan panas, dan kelelahan kerja. Analisis FTA mengidentifikasi penyebab utama yang berasal dari kondisi kerja tidak aman, ketidakpatuhan penggunaan APD, dan lemahnya prosedur kerja. Pengendalian risiko dilakukan melalui perbaikan lingkungan kerja, penggunaan APD, penyusunan SOP, serta pengaturan waktu kerja dan istirahat. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam meningkatkan keselamatan, kesehatan, dan produktivitas kerja.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606090116
Keyword
FTA HIRARC K3