ssss
Kebutuhan air pada suatu bangunan berbanding lurus dengan aktivitas
didalamnya. Dengan didirikannya Gedung Laboratorium Teknik 4
ITERA sebagai bangunan yang ditujukan untuk menunjang
pembelajaran dan penelitian mahasiswa, maka kebutuhan air akan
mengalami peningkatan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut,
penggunaan air tanah sebagai sumber utama air bersih dapat dilakukan,
namun penggunaan terus-menerus dapat berpotensi menimbulkan
kekurangan air di masa depan. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan
sumber daya air yang berkelanjutan dengan menerapkan Sistem
Pemanenan Air Hujan (RWH). Penelitian bertujuan untuk mengurangi
ketergantungan air tanah dengan memanfaatkan potensi air hujan
sebagai sumber alternatif. Metode penelitian meliputi analisis
hidrologi, perhitungan suplai dan kebutuhan air, dan perencanaan
kapasitas penampungan air. Hasil analisis menunjukkan bahwa suplai
air hujan rata-rata yang dapat ditangkap setiap tahunnya mencapai
3.223,89 m3
, sedangkan kebutuhan air tahunan sebesar 3.376,28 m3
. Dengan penerapan sistem pemanenan air hujan menggunakan tangki
berkapasitas 40 m3
, dapat memenuhi kebutuhan air non-domestik
hingga 55,78%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem
pemanenan air hujan memiliki potensi yang signifikan dalam
pengelolaan sumber daya air.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606090092
Keyword
Pemanenan Air Hujan Rainwater Harvesting System Suplai Air Hujan Kebutuhan Air Penampungan Air Air Non-Domestik