Studi In Silico Beberapa Senyawa pada Daun Sambung Nyawa (Gynura procumbens) sebagai Inhibitor Enzim DPP-4
Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik dengan jumlah
penderita terbanyak kelima di dunia, yang didominasi oleh DM Tipe 2
(90–95% kasus). Salah satu terapi farmakologis DM tipe 2 adalah obat
golongan Inhibitor Dipeptidyl Peptidase-4 (DPP-4). Daun sambung
nyawa (Gynura procumbens) merupakan salah satu tanaman yang
dilaporkan memiliki aktivitas farmakologis sebagai antidiabetes,
namun hingga saat ini belum banyak diteliti terkait aktivitasnya
terhadap enzim dipeptidyl peptidase-4 (DPP-4). Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis potensi beberapa senyawa metabolit sekunder daun
sambung nyawa sebagai Inhibitor DPP-4 melalui studi in silico. Metode
yang digunakan dalam penelitian ini meliputi penapisan ligan uji
berdasarkan Lipinski Rule of Five, optimasi struktur senyawa dengan
Gaussian 09W®, penambatan molekul dengan AutoDock Tools 1.5.7®,
visualisasi interaksi residu asam amino dengan Biovia Discovery
Studio 2025 Client® dan prediksi profil farmakokinetik serta toksisitas
dengan pKCSM. Hasil penambatan molekul menunjukkan senyawa β
stigmasterol memiliki potensi terbaik dibandingkan senyawa lainnya
dengan nilai energi ikatan bebas (ΔGIkatan) -10,43 kkal/mol dan
konstanta inhibisi (Ki) 0,023 µM serta membentuk interaksi residu
asam amino Gly-741 melalui ikatan hidrogen dan Trp-629, Tyr-547,
Tyr-631, Tyr-662, Tyr-666 dan Val-656 melalui ikatan hidrofobik.
Senyawa β-stigmasterol diprediksi memiliki profil farmakokinetik dan
toksisitas yang kurang baik pada beberapa parameter, terutama dalam
kemampuannya menembus sawar darah otak dan sistem saraf pusat,
serta berpotensi sebagai inhibitor hERG II dan menunjukkan toksisitas
terhadap organisme akuatik.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606090081
Keyword
Dipeptidyl Peptidase-4 (DPP-4) Sambung nyawa Penambatan molekul Farmakokinetik Toksisitas