Strategi Bertahan Hidup Masyarakat Melalui Adaptasi Sosial Ekonomi Permukiman Kolong Tol Rawa Bebek, Jakarta Utara
Permukiman di kolong tol Rawa Bebek, Penjaringan, Jakarta Utara
merupakan bentuk hunian informal yang muncul akibat keterbatasan
akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap perumahan layak.
Kondisi ini mendorong masyarakat untuk mengembangkan berbagai
strategi bertahan hidup dalam menghadapi tekanan ekonomi dan
keterbatasan ruang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan
menganalisis strategi bertahan hidup masyarakat, meliputi strategi aktif,
pasif, dan jaringan sosial. Rumusan masalah difokuskan pada
bagaimana bentuk strategi tersebut diterapkan serta faktor yang
mempengaruhinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan
kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara
mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Analisis dilakukan
menggunakan teknik coding untuk mengelompokkan temuan ke dalam
kategori strategi bertahan hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
masyarakat mengandalkan diversifikasi pekerjaan, penghematan
pengeluaran, serta pemanfaatan jaringan sosial sebagai mekanisme
utama untuk mempertahankan kehidupan. Kesimpulannya,
keberlanjutan hidup masyarakat di kawasan ini sangat ditopang oleh
fleksibilitas ekonomi dan kuatnya relasi sosial yang terbentuk.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606090080
Keyword
Permukiman Informal Strategi Bertahan Hidup Masyarakat Miskin Kota