EKSTRAKSI DAN KARAKTERISASI SENYAWA PEKTIN DARI KULIT PISANG AMBON (Musa sp) DENGAN MENGGUNAKAN PELARUT HCl
Kulit pisang ambon (Musa sp) merupakan limbah organik yang berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber pektin alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi pektin dari kulit pisang ambon, menentukan kondisi optimum ekstraksi, serta mengkarakterisasi pektin yang dihasilkan. Isolasi pektin dilakukan menggunakan metode ekstraksi asam melalui metode baku, optimasi manual, dan optimasi menggunakan Response Surface Methodology (RSM). Parameter optimasi meliputi pH, suhu, dan waktu ekstraksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode baku menghasilkan rendemen pektin sebesar 3,05%, optimasi manual menghasilkan rendemen tertinggi sebesar 10,74% pada kondisi pH 2, suhu 90°C, dan waktu ekstraksi 60 menit, sedangkan optimasi menggunakan RSM menghasilkan rendemen sebesar 7,9% pada kondisi pH 2, suhu 80°C, dan waktu ekstraksi 90 menit. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa pektin yang diperoleh memenuhi standar mutu IPPA 2003 berdasarkan parameter kadar air, kadar abu, kadar metoksil, kadar asam galakturonat, dan derajat esterifikasi. Analisis FTIR menunjukkan keberadaan gugus fungsi khas pektin seperti gugus hidroksil, karbonil ester, karboksilat, serta gugus glikosidik dan eter. Berdasarkan hasil penelitian, optimasi manual menghasilkan rendemen tertinggi, sedangkan metode RSM dinilai lebih unggul untuk pengembangan proses ekstraksi skala industri karena mampu memberikan pendekatan optimasi yang lebih sistematis dan efisien.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606090079
Keyword
kulit pisang ambon pektin optimasi ekstraksi Response Surface Methodology (RSM) karakterisasi pektin