(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

KAJIAN AKTIVITAS INHIBISI ENZIM α-AMILASE DARI EKSTRAK DAUN SUKUN (Artocarpus altilis) SEBAGAI KANDIDAT ANTIDIABETES


Diabetes melitus merupakan gangguan metabolik kronis yang ditandai oleh kondisi hiperglikemia, salah satunya disebabkan oleh meningkatnya aktivitas enzim α-amilase dalam proses hidrolisis pati menjadi glukosa. Oleh sebab itu, penghambatan enzim α-amilase menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam mengendalikan kadar glukosa darah, khususnya setelah makan (postprandial). Daun sukun (Artocarpus altilis) diketahui mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai inhibitor enzim tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas penghambatan enzim α- amilase dari ekstrak bertingkat daun sukun (Artocarpus altilis). Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan metode ekstraksi bertingkat melalui pelarut n-heksana, etil asetat, dan etanol 96% menggunakan teknik Ultrasonic Assisted Extraction (UAE). Pengujian aktivitas inhibisi α-amilase dilakukan secara in vitro menggunakan metode iodin (FUWA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa flavonoid terdeteksi pada ekstrak etil asetat dan etanol 96%, tanin pada ekstrak n-heksana dan etanol 96%, steroid/triterpenoid pada ekstrak n-heksana dan etil asetat, serta alkaloid pada ekstrak etil asetat. Hasil pengujian aktivitas inhibisi pada konsentrasi 75 µg/mL pada ekstrak n-heksana, etil asetat, dan etanol 96 persen berturut-turut adalah sebesar 7,587%; 27,061%; dan 12,493%. Ekstrak etil asetat memiliki aktivitas paling tinggi dengan nilai IC₅₀ sebesar 139,058 µg/mL yang tergolong dalam kategori sedang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat daun sukun diduga berpotensi menghambat aktivitas enzim α-amilase serta memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai kandidat antidiabetes.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606090009

Keyword
antidiabetes α -amilase daun sukun metode FUWA