Evaluasi Kinerja Kelayakhunian Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Ketapang di Kota Bandar Lampung
Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Ketapang di Kota Bandar Lampung merupakan salah satu program penyediaan hunian vertikal bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Namun, seiring dengan meningkatnya jumlah penghuni dan lamanya masa tinggal, kualitas kelayakhunian menjadi aspek penting yang perlu dievaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kelayakhunian (livability) Rusunawa Ketapang berdasarkan persepsi penghuni serta menyajikan aspek-aspek yang memerlukan prioritas perbaikan. Analisis dilakukan menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) terhadap tujuh variabel livability, yaitu hunian, ling-kungan sosial, keterlibatan sosial, kesehatan, lingkungan fisik, transportasi, serta peluang dan ekonomi. Data dihasilkan melalui kuesioner.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelayakhunian Rusunawa Ketapang secara keseluruhan berada pada kategori sedang dengan nilai gap rata-rata sebesar -1,08. Nilai tingkat kesesuaian fasilitas dan layanan mencapai 77%, yang mengindikasikan bahwa kinerja hunian belum memenuhi harapan penghuni. Berdasarkan diagram Kartesius IPA, indikator yang menjadi prioritas utama perbaikan (Kuadran I) ada-lah ketersediaan ruang bersama/aula, kualitas lampu penerangan jalan, dan kebersihan lingkungan unit. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan pada infrastruktur fisik dan penguatan manajemen lingkungan guna menciptakan hunian yang layak huni.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606080001
Keyword
Livability Rumah Susun Sederhana Sewa (RUSUNAWA) Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Importance Performance Analysis Kualitas Hunian