(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Analisis Risiko Kecelakaan Kerja pada Pekerjaan Timbunan Mortar Foam dengan Metode Fuzzy Failure Mode and Effect Analysis (Studi Kasus: Proyek Jalan Tol Semarang–Demak 1A).


Proyek Jalan Tol Semarang–Demak Section 1A menggunakan metode timbunan ringan mortar foam yang melibatkan bahan kimia serta sistem pemompaan bertekanan tinggi, sehingga berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi risiko kerja, menilai tingkat risiko menggunakan metode Fuzzy Failure Mode and Effect Analysis (Fuzzy FMEA), serta menentukan rekomendasi pengendalian risiko pada pekerjaan mortar foam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan metode Fuzzy FMEA berbasis logika fuzzy melalui parameter severity, occurrence, dan detection untuk memperoleh nilai Fuzzy Risk Priority Number (FRPN). Data dikumpulkan melalui studi literatur, observasi lapangan, penyebaran kuesioner, serta wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 53 variabel risiko yang teridentifikasi, sebagian besar berada pada kategori Medium sebesar 83%, kategori Low sebesar 11%, dan kategori High sebesar 6%. Risiko High meliputi R5 (iritasi mata dan tenggorokan akibat paparan uap bahan aditif foam), R12 (pekerja terjepit saat merakit atau mengencangkan kawat besi), dan R44 (cedera saat pelepasan atau pengangkatan alat). Risiko didominasi oleh paparan bahan kimia serta aktivitas pekerjaan manual yang memiliki potensi bahaya mekanis tinggi. Oleh karena itu, pengendalian risiko direkomendasikan menggunakan pendekatan hierarchy of control melalui engineering control, administrative control, serta penggunaan alat pelindung diri (APD) guna meminimalkan potensi kecelakaan kerja pada pekerjaan mortar foam.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606070015

Keyword
Keselamatan Kerja, Mortar Foam, Fuzzy FMEA, FRPN,