Analisis Dinamika Tutupan Lahan Pada Kawasan Gambut dan Hubungannya dengan Kebakaran di Kalimantan Tengah Periode 1995-2024
Dinamika perubahan tutupan lahan pada ekosistem gambut memiliki hubungan erat dengan kejadian kebakaran yang berulang, khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah sebagai salah satu wilayah dengan sebaran gambut terluas di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dinamika perubahan tutupan lahan dan kebakaran selama periode 1995–2024. Analisis dilakukan secara spasial-temporal menggunakan data titik panas dari sensor ATSR, MODIS, dan VIIRS, serta data tutupan lahan yang diklasifikasikan ke dalam empat kelas utama. Perubahan tutupan lahan dianalisis menggunakan matriks transisi yang dikelompokkan ke dalam kategori tetap, peningkatan vegetasi, dan degradasi. Hasil menunjukkan adanya penurunan luas hutan dan vegetasi alami dari 22.955,75 km² pada periode 1995–1999 menjadi 15.937,27 km² pada periode 2020–2024. Sebaliknya, vegetasi terbuka dan sekunder meningkat dari 14.210,48 km² menjadi 16.395,25 km², sedangkan lahan pertanian/perkebunan dan antropogenik meningkat dari 1.774,85 km² menjadi 9.015,79 km². Kebakaran juga menunjukkan hubungan yang kuat dengan degradasi tutupan lahan, dengan tingkat kerentanan pada kelas degradasi mencapai 55% pada periode 2000–2004, 58,9% pada periode 2005–2009, dan 86,7% pada periode 2015–2019. Kesimpulannya, kebakaran berperan penting dalam mempercepat degradasi tutupan lahan gambut dan menurunkan kestabilan ekosistem.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606070013
Keyword
Perubahan tutupan lahan Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut Analisis spasial-temporal