Kondisi Terumbu Karang di Area Perairan Dusun Jelarangan Pulau Pahawang
Terumbu karang merupakan ekosistem laut yang memiliki keanekaragaman
hayati tinggi dan berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem
perairan. Namun, berbagai faktor seperti perubahan iklim, aktivitas manusia,
serta tekanan lingkungan menyebabkan degradasi terumbu karang di berbagai
lokasi, termasuk di perairan Dusun Jelarangan, Pulau Pahawang. Penelitian ini
bertujuan untuk menilai kondisi kesehatan terumbu karang di wilayah tersebut
berdasarkan tingkat tutupan karang hidup dan keanekaragaman spesies.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Line Intercept Transect
(LIT), serta pengukuran parameter lingkungan seperti suhu, salinitas, dan pH
air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase tutupan karang hidup
tertinggi terdapat pada stasiun 2 kedalaman 3 meter sebesar 92,80% (kategori
baik sekali), sedangkan terendah pada stasiun 1 kedalaman 3 meter sebesar
41,40% (kategori sedang). Bentuk pertumbuhan yang dominan adalah Coral
Branching (CB) dengan persentase 44,8%, menunjukkan kondisi lingkungan
yang masih mendukung pertumbuhan karang bercabang. Parameter kualitas air
menunjukkan suhu 26,2–28,2°C, pH 7,4–8,1, dan salinitas 31,2–32,2‰, yang
semuanya berada dalam kisaran optimal bagi pertumbuhan karang tropis. Hasil
ini mengindikasikan bahwa kondisi terumbu karang di Dusun Jelarangan
secara umum masih tergolong baik, meskipun terdapat tekanan lingkungan di
beberapa area dengan tingkat sedimentasi tinggi.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606050047
Keyword
Bentuk Pertumbuhan Ekosistem Laut Keanekaragaman Hayati Metode LIT Parameter Lingkungan