Perancangan Buku Therapeutic Art sebagai Media Refleksi Duka akibat Kematian Orang Tua dengan Pendekatan Model Five Stages of Grief untuk Usia 18–25 Tahun di Bandar Lampung
Kematian orang tua merupakan peristiwa traumatik yang dapat menimbulkan kedukaan mendalam, terutama pada individu usia 18–25 tahun yang berada pada fase transisi menuju dewasa awal. Minimnya media yang bersifat personal dan aman untuk mengekspresikan emosi di Bandar Lampung menyebabkan individu cenderung memendam perasaan duka. Perancangan ini bertujuan untuk merancang Buku Therapeutic Art sebagai media refleksi duka dengan pendekatan model Five Stages of Grief. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, kuesioner, dan studi literatur, serta analisis SWOT dan metode perancangan Double Diamond. Hasil perancangan berupa buku interaktif yang memadukan ilustrasi bergaya fantasi dan kesan nostalgia, serta aktivitas seni seperti journaling, mewarnai, dan melukis yang disesuaikan dengan tahapan kedukaan (denial, anger, bargaining, depression, acceptance). Buku ini dirancang sebagai media personal yang memberikan ruang aman, bebas penilaian, serta membantu individu mengenali dan mengelola emosinya. Kesimpulannya, Berdasarkan user test kepada 14 target audiens, Buku Therapeutic Art dapat menjadi alternatif dalam mendukung proses berduka dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606030140
Keyword
therapeutic art kedukaan five stages of grief refleksi diri kesehatan mental