PENGARUH VARIASI RASIO MOL RESIN DAN PENGGUNAAN KERTAS KRAFT RECYCLE TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN KETAHANAN FISIK PADA CORE HIGH PRESSURE LAMINATE
High Pressure Laminate (HPL) merupakan material yang banyak digunakan dalam industri
furnitur dan konstruksi karena memiliki sifat mekanik dan daya tahan yang baik. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio mol resin fenol-formaldehida (F/P) 1,6 dan 1,7
serta penggunaan kertas kraft full virgin, full recycle, dan mix terhadap sifat core HPL.
Karakterisasi resin dilakukan menggunakan uji viskositas, FTIR, dan TGA-DTG, kemudian
dilanjutkan dengan pengujian boiling water, tarik, dan lentur pada laminat yang dihasilkan.
Resin dengan rasio mol 1,6 menunjukkan viskositas lebih tinggi (80,3 mPa·s) dibandingkan
resin 1,7 (49,5 mPa·s), yang mengindikasikan struktur crosslinking lebih rapat dan stabilitas
termal yang lebih baik. Pengujian mekanik menunjukkan bahwa kombinasi resin rasio mol 1,7
dan kraft full recycle menghasilkan nilai tensile strength sebesar 30,12 MPa dan flexural
strength sebesar 80,15 MPa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kraft full
recycle mampu memberikan kinerja yang mendekati kraft full virgin sehingga berpotensi
menjadi alternatif yang lebih berkelanjutan dalam produksi HPL.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606030124
Keyword
resin fenol-formaldehida rasio mol kertas kraft recycle High Pressure Laminate (HPL) sifat mekanik ketahanan hidrotermal