(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Efektivitas Metode Fermentasi Bokashi Terhadap Percepatan Pengomposan Sampah Organik Di Pusat Daur Ulang (PDU) Kota Metro


Pengelolaan sampah organik di Pusat Daur Ulang (PDU) Kota Metro masih menghadapi kendala, terutama pada bahan berkadar karbon tinggi seperti daun kering yang lambat terdekomposisi. Hal ini menyebabkan proses pengomposan menjadi kurang efisien. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui metode bokashi dengan penambahan bioaktivator untuk meningkatkan aktivitas mikroorganisme dalam mempercepat penguraian bahan organik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi starter fermentasi terhadap proses pengomposan bokashi berdasarkan parameter suhu, pH, kelembapan, serta persentase degradasi bahan organik. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan empat perlakuan, yaitu P0 (starter lokal PDU), P1 (air cucian beras/ACB), P2 (EM4), dan P3 (kombinasi ACB dan EM4). Proses pengomposan dilakukan selama 29 hari dengan pengamatan berkala terhadap parameter yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu kompos berada pada kisaran 28–32°C dan tidak mencapai fase termofilik, sehingga proses didominasi oleh fase mesofilik. Nilai pH berada pada kisaran 6,4–8,5, sedangkan kelembapan meningkat dari 40–45% menjadi 63–75% selama proses berlangsung. Persentase degradasi tertinggi diperoleh pada perlakuan P2 (EM4) sebesar 27%, diikuti P3 sebesar 21%, serta P0 dan P1 masing-masing sebesar 17%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa variasi starter fermentasi berpengaruh terhadap proses pengomposan bokashi, dimana penggunaan EM4 merupakan perlakuan paling efektif dalam mempercepat degradasi bahan organik, sedangkan kombinasi EM4 dan ACB menunjukkan potensi sinergi dalam meningkatkan proses pengomposan.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606030116

Keyword
Bokashi Sampah organik EM4 Air cucian beras Degradasi