Analisis Hubungan Perilaku Posisi Ergonomi dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Tenaga Mekanik di Bengkel Motor Kelurahan Way Dadi Baru Kota Bandar Lampung
Tingginya aktivitas perawatan dan perbaikan kendaraan motor
menyebabkan tenaga mekanik sering bekerja dalam postur yang tidak
ergonomi berpotensi menimbulkan keluhan MSDs. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perilaku posisi
ergonomi dengan keluhan MSDs pada tenaga mekanik di Bengkel
Motor Way Dadi Baru. Metode yang digunakan observasi postur kerja
dengan REBA dan kuesioner NBM untuk menilai tingkat keluhan otot
rangka. Penelitian dilakukan pada tenaga mekanik dengan jumlah
sampel 17 responden. Hasil skor akhir REBA seluruh responden
dikelompokan dalam 2 kategori yaitu “tinggi” dan “sangat tinggi”. 14
responden termasuk dalam kategori “tinggi” (nilai 8-10) dan 3 responden termasuk dalam kategori “sangat tinggi” (nilai 11-15). Hasil
Kuesioner NBM untuk seluruh responden pada 50-70 yang termasuk
kategori “sedang”. Hasil REBA dan NBM menunjukan bahwa seluruh
responden memerlukan evaluasi dan tindakan perbaikan segera, seperti
mengatur posisi kendaraan sepeda motor, menggunakan kursi kerja dan
melakukan peregangan agar tubuh tidak terasa tegang.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606030093
Keyword
Ergonomi Musculoskeletal Disorders (MSDs) Rapid Entire Body Assesment (REBA) Nordic Body Map (NBM) Tenaga Mekanik