Perancangan Sekolah Rakyat Kotabaru Berbasis Multiple Intelligence Untuk Mendukung Minat Bakat Siswa
Bandar Lampung memiliki permasalahan serius dimana angka putus
sekolah yang semakin mengkhawatirkan. Ini bisa berdampak buruk
bagi karena dikhawatirkan akan menurunnya angka melek huruf dan
tertutupnya lapangan pekerjaan. Berdasarkan data yang didapat dari
portal data kementerian pendidikan dasar dan menengah yang rilis pada
februari 2025 menunjukkan jumlah anak putus sekolah di tahun 2024
provinsi lampung untuk jenjang SD/MI sebanyak 22,028 murid, 41,857
siswa jenjang SMP dan 11,334 murid jenjang SMA. Ini juga diperparah
dengan kualitas sekolah yang tidak merata sehingga orang tua memilih
tidak menyekolahkan anaknya dan memilih untuk langsung bekerja.
Pemerintah merespon dengan arahan membangun sekolah rakyat di
seluruh wilayah indonesia yang berfokus untuk memberikan
pendidikan secara gratis kepada keluarga miskin ekstrim. Pada
perancangan ini akan mendukung program pemerintah tersebut dengan
mendesain sekolah dengan standar yang baik dan beberapa fasilitas
yang sudah disusun oleh pihak penyelenggara sekolah rakyat. Sekolah
akan menggunakan pendekatan Multiple Intelligence untuk mendukung
minat bakat siswa-siswi. Sekolah juga akan menggunakan sistem
asrama untuk memaksimalkan pendidikan sehingga tujuan sekolah
rakyat bisa tecapai yaitu menyediakan akses sekolah gratis dan
berkualitas untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606030053
Keyword
Sekolah rakyat Multiple Intelligence Asrama Pendidikan gratis Program presiden Prabowo