Pemodelan dan Simulasi Dinamika Aliran Darah pada Stent Koroner dengan Variasi Desain Unit Sel untuk Analisis Hemodinamika dan Struktur
Tingginya angka kematian akibat penyakit jantung koroner serta risiko komplikasi pasca pemasangan stent seperti trombosis dan in-stent restenosis mendorong pengembangan desain stent. Penelitian ini menganalisis pengaruh variasi desain unit sel stent koroner terhadap karakteristik hemodinamika dan struktur. Empat model stent, yaitu diamond (model A), re-entrant (model B), chevron (model C), dan hybrid, dirancang dengan SolidWorks 2025 dan disimulasikan menggunakan simulasi interaksi fluida-struktur (FSI) berbasis ANSYS R1 2022. Hasil validasi mesh skewness analysis menunjukkan kualitas baik dengan rata-rata skewness 0,013–0,014 dan maksimum 0,504 pada kontrol serta 0,41562 pada model C, seluruhnya dalam kategori good–excellent. Simulasi mencapai konvergensi dengan residual <0.01 sehingga dinyatakan valid secara numerik. Hasil hemodinamika menunjukkan tekanan rata-rata tertinggi pada Model B sebesar 13331,98 Pa dan terendah pada Model C sebesar 13331,92 Pa. Kecepatan aliran maksimum mencapai 0,582967 m/s pada model kontrol. WSS rata-rata tertinggi pada Model Kontrol sebesar 0,712 Pa dan terendah pada Model A sebesar 0,454 Pa. Analisis struktur menunjukkan tegangan ekuivalen rata-rata tertinggi pada Model C sebesar 3,99 × 10⁻³ Pa dan terendah pada Model A sebesar 4,89 × 10⁻⁴ Pa. Deformasi maksimum berada pada orde 10⁻¹ nm, dengan nilai tertinggi 4,41×10⁻¹ nm dan rata-rata 4,3×10⁻¹ nm. Uji statistik menunjukkan data normal, homogen, dan ANOVA (p < 0,05) signifikan pada seluruh parameter kecuali kecepatan aliran. Hasil penelitian ini mengonfirmasi bahwa variasi desain unit sel secara signifikan memengaruhi distribusi hemodinamika dan struktur pada stent koroner.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606020090
Keyword
ANSYS desain unit sel interaksi fluida-struktur penyakit jantung koroner stent koroner