(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

FORMULASI DISSOLVING MICRONEEDLE DARI EKSTRAK KAYU RAPET (Parameria laevigata) SEBAGAI AGEN ANTIOKSIDAN DAN ANTIACNE


Meskipun sifat antimikroba dan antioksidan dari kulit kayu rapet (Parameria laevigata) telah terdokumentasi dengan baik, penggabungannya ke dalam Dissolving Microneedle (DMN) untuk terapi jerawat transdermal belum pernah diteliti sebelumnya. Studi ini mengembangkan dan mengkarakterisasi susunan DMN berbasis PVA/PVP yang dimuat dengan ekstrak kayu rapet (Parameria laevigata) sebagai sistem penghantaran minimal invasif yang menargetkan patogen terkait jerawat. Ekstraksi dengan bantuan ultrasonik dalam etanol 95% menghasilkan ekstrak kaya fitokimia (8,68%) yang mengandung flavonoid, tanin, saponin, dan alkaloid, dengan aktivitas antioksidan yang kuat (DPPH IC50 = 40,98 ± 4,32 ppm; ABTS IC50 = 46,92 ± 3,25 ppm; FRAP = 70,24 ± 6,41 mgAAE/g ekstrak) dan aktivitas antibakteri sedang terhadap Staphylococcus aureus dan Cutibacterium acnes pada konsentrasi 100–150 ppm (zona inhibisi: 8,22–8,46 mm). Delapan formulasi DMN dibuat pada konsentrasi total polimer PVA/PVP tetap 30% b/b dengan pemuatan ekstrak 5%. Formulasi yang dioptimalkan (F2) menghasilkan susunan piramidal 49 jarum yang lengkap dengan integritas mekanik yang memadai untuk penetrasi stratum korneum, mengkonfirmasi kompatibilitas fisikokimia polimer-ekstrak melalui FTIR, dan menunjukkan kinetika pelepasan Korsmeyer-Peppas dengan mekanisme terkontrol difusi yang mencapai pelepasan kumulatif 56,48% selama 24 jam. Temuan ini menetapkan susunan DMN yang mengandung kayu rapet (parameria laevigata) sebagai platform bukti konsep yang layak untuk terapi jerawat transdermal, yang memerlukan validasi permeasi ex vivo dan efikasi in vivo lebih lanjut.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606020067

Keyword
parameria laevigata, Dissolving microneedle, Matri