Analisis Multi-Level Governance dalam Pengelolaan Transportasi Publik Teman Bus Koridor 5 Kota Palembang
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berbagai permasalahan dalam pengelolaan
transportasi publik di Kota Palembang, khususnya pada layanan Teman Bus
Koridor 5, yang masih menghadapi kendala seperti keterbatasan armada, dan
rendahnya minat masyarakat dalam menggunakan transportasi publik. Dalam
konteks tersebut, diperlukan pendekatan tata kelola yang mampu
mengakomodasi peran berbagai aktor lintas tingkat melalui konsep multi-level
governance. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika multi-level
governance dalam pengelolaan Teman Bus, mengidentifikasi peran,
kepentingan, dan pengaruh stakeholder, serta merumuskan prioritas strategi
kebijakan untuk memperkuat tata kelola transportasi publik yang berkelanjutan.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan kualitatif
(mixed methods) melalui analisis multi-level governance, analisis stakeholder,
serta Analytical Hierarchy Process (AHP). Pengumpulan data dilakukan
melalui wawancara, kuesioner kepada stakeholder dan pengguna, serta
observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika hubungan
vertikal dan horizontal antar aktor masih menghadapi tantangan dalam hal
koordinasi dan sinkronisasi kebijakan. Selain itu, terdapat perbedaan tingkat
kepentingan dan pengaruh antar stakeholder yang memengaruhi efektivitas
pengelolaan layanan. Berdasarkan hasil pembobotan AHP, aspek pendanaan
menjadi prioritas utama dalam strategi kebijakan. Dengan demikian,
penguatan tata kelola Teman Bus memerlukan sinergi yang lebih optimal antar
pemangku kepentingan melalui pendekatan multi-level governance yang
terintegrasi, partisipatif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna guna
mewujudkan sistem transportasi publik yang berkelanjutan di Kota Palembang.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606020061
Keyword
Buy The Service Multi-Level Governance Teman Bus Transportasi Publik