Analisis Tingkat Efisiensi Teknis Jaringan Perkeretaapian di Indonesia dengan Game-Cross Efficiency Data Envelopment Analysis (DEA)
Jaringan perkeretaapian merupakan moda transportasi dengan potensi besar dan pengembangannya untuk mewujudkan mobilitas yang tinggi dan efisien perlu dikaji lebih lanjut. Analisis ini mencakup seluruh unit operasi kereta api di Indonesia dari tahun 2015 hingga 2024, dengan menerapkan model Game-Cross Efficiency Data Envelopment Analysis (DEA) untuk mendapat skor efisiensi teknis Decision Making Unit (DMU) yang ditinjau. Analisis ini dilanjutkan dengan analisis sensitivitas Spearman dan Kendall, Tobit Regression dan Staggered Difference-in-Differences (DID) untuk mengidentifikasi faktor determinan efisiensi dari pengadaan KA Bandara. Hasil menunjukkan bagaimana ketimpangan tingkat efisiensi teknis dimana DMU pada pulau Jawa menunjukkan efisiensi yang lebih tinggi dibanding DMU di pulau Sumatera. Faktor krusial yang mempengaruhi efisiensi meliputi volume angkutan penumpang dan letak geografis. Selain itu, operasional KA bandara memberikan dampak positif yang signifikan dengan nilai ATT sebesar 0,14, serta pandemi Covid-19 menyebabkan gangguan struktural dinamika efisiensi teknis yang terdeteksi di uji structural break (XtBreak). Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan pentingnya penyesuaian jaringan pada unit dengan performa rendah dan optimalisasi intergrasi moda transportasi.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606020036
Keyword
Efisiensi Jaringan Perkeretaapian Game-Cross Efficiency DEA Spearman Kendall Tobit Regression Staggered DID