(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

FORMULASI PENAMBAHAN MINYAK NYAMPLUNG (Calophyllum inophyllum) TERHADAP CLAY MASK SEBAGAI ANTIOKSIDAN


Minyak nyamplung merupakan minyak yang berasal dari biji buah tanaman nyamplung yang memiliki senyawa berupa flavonoid, fenol dan kuinon sebagai antioksidan. Antioksidan yang tinggi pada minyak nyamplung dapat digunakan pada industri kosmetik. Komsetik yang dibuat dari minyak nyamplung yaitu Clay Mask. Clay Mask merupakan masker wajah berbentuk pasta dan dapat melembabkan kulit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan formulasi Clay Mask dengan penambahan variasi minyak nyamplung terhadap produk komersil pada sifat antioksidan dan sifat fisikokimia Clay Mask serta untuk mengidentifikasi perlakuan terbaik. Metode statistik yang digunakan yaitu uji independent sampel T-test untuk mengetahui perbandingan dua sampel yaitu sampel komersil dan sampel dengan variasi minyak nyamplung 4, 6, 8, dan 10 gram dan uji dilakukan 3 kali pengulangan. Minyak nyamplung diperoleh dengan alat screw press dan dilakukan sentrifugasi. Parameter pengujian yaitu sifat antioksidan yang dianalisis melalui IC50 pada uji DPPH, serta sifat fisikokimia meliputi homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, waktu mengering. Perlakuan terbaik diperoleh pada A4 dengan konsentrasi minyak nyamplung 10 gram. Perlakuan tersebut menghasilkan nilai aktivitas antioksidan 9,68, Clay Mask yang homogen, daya lekat 4,17 detik, daya sebar 6,03 cm, nilai pH 4,33, daya mengering 29,25 menit, dan nilai viskositas 9193 cPs. Nilai aktivitas antioksidan berada pada nilai <50 yang berarti bahwa aktivitas antioksidan yang sangat kuat. Clay Mask dengan penambahan konsentrasi minyak nyamplung menunjukkan sifat fisikokimia yang baik yang memenuhi standar.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606020009

Keyword
Antioksidan Clay Mask Kosmetik Minyak Nyamplung Radikal Bebas