Sintesis Nanopartikel Perak (AgNPs) Menggunakan Ekstrak Daun Sambung Nyawa (Gynura procumbens)
Nanopartikel perak (AgNPs) banyak diteliti dengan berbagai metode diantaranya metode fisika (top-down), kimia (bottomup), dan biologi (greensynthesis). Metode biologi cenderung lebih banyak dipilih sebagai metode dalam mensintesis AgNPs karena bahan sintesis mudah diperoleh, prosesnya mudah, dan tidak berbahaya terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis daun sambung nyawa (Gynura procumbens), mengetahui optimasi konsentrasi AgNO3, rasio volume ekstrak dengan AgNO3, suhu, dan waktu dalam sintesisi AgNPs, menguji kestabilan AgNPs dalam empat perlakuan. AgNPs berhasil disintesis dengan mereaksikan ekstrak daun sambung nyawa dengan variasi konsentrasi AgNO3 2 mM dengan rasio volume ekstrak dengan AgNO3 1:2,5 pada suhu 90ÂșC selama 120 menit yang terkonfirmasi oleh spektrofotometer UV-Vis, XRD, dan TEM. Hasil yang diperoleh berupa koloid yang berwarna kuning kecoklatan. AgNPs yang disintesis memiliki ukuran rata-rata 22,5 nm dan berdasarkan uji kestabilannya AgNPs stabil hingga 4 bulan penyimpanan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606020004
Keyword
daun sambung nyawa