Fabrikasi Scaffold Berbasis Hidroksiapatit dari Tulang ikan air laut/kitosan/PVA Menggunakan Metode Freeze Drying Untuk Perbaikan Jaringan Tulang
View/Open
Author
ADISSHA RISTIFARA,
Date Published
26 May 2026
Advisor
Marsudi Siburian, S.Si., M.Biotech., Rosita Wati, S.Pd., M.Sc., Dwi Susanti, S.Pd., M.Sc.,
Subject
Teknik Biomedis
Publisher
Penelitian ini mengembangkan scaffold hidroksiapatit (HAp) dari tulang ikan laut (bekrek, simba, dan tongkol) yang dikombinasikan dengan kitosan dan polyvinyl alcohol (PVA) menggunakan metode freeze drying untuk rekayasa jaringan tulang. HAp diperoleh melalui
ekstraksi 800°C dan dikarakterisasi dengan XRD, FTIR, dan SEM- EDX. Hasil menunjukkan seluruh sampel sesuai standar JCPDS 09-0432, dengan tulang ikan simba memiliki kristalinitas tertinggi (90,09%) tanpa fase β-TCP. FTIR mengonfirmasi gugus PO₄³⁻ dan OH⁻, sedangkan SEM-EDX menunjukkan rasio Ca/P 1,64. Scaffold difabrikasi dengan metode freeze drying (rasio 3:1:1). Hasil
menunjukkan scaffold memiliki kristalinitas 89,33%, secara keseluruhan, hasil analisis FTIR terlihat seluruh komponen penyusun scaffold, baik hidroksiapatit maupun polimer kitosan dan PVA, telah teridentifikasi dengan jelas melalui kemunculan pita serapan khas masing-masing gugus fungsi. Scaffold yang dihasilkan memiliki pori-pori dan interkoneksi antar pori yang baik. Struktur
berpori dengan ukuran pori 180-220 µm, dan rasio Ca/P 1,63 yang mendekati nilai stoikiometri. Uji degradasi menunjukkan laju 17-18
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606010006
Keyword
Freeze drying, Hidroksiapatit, Kitosan/PVA, Rekaya Bone scaffold, Bone tissue engineering, Chitosan/P