Pemisahan Litologi Batubara Berdasarkan Analisis Log Gamma Ray Dan Densitas
Batubara merupakan salah satu sumber energi penting sehingga identifikasi litologi
bawah permukaan diperlukan untuk mengetahui karakteristik lapisan batubara.
Identifikasi tersebut dapat dilakukan menggunakan metode well logging melalui
analisis Gamma Ray (GR) dan Log Densitas (LD). Penelitian ini bertujuan untuk
memisahkan litologi batubara dengan litologi lainnya pada sumur MT_B, MT_G,
dan MT_I menggunakan analisis crossplot GR vs LD serta interpretasi well log
berdasarkan nilai gamma ray, density, dan kedalaman. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa zona batubara memiliki nilai gamma ray rendah hingga
sedang dan densitas rendah yang mencerminkan dominasi material organik dengan
kandungan lempung relatif kecil. Pada sumur MT_B, batubara berkembang pada
kedalaman 30–65 m dengan nilai GR 5–30 gAPI dan LD 1,20–1,45 gr/cc. Pada
sumur MT_G, zona batubara berada pada kedalaman 140–220 m dengan nilai GR
0–35 gAPI dan LD 1,10–1,45 gr/cc, sedangkan pada sumur MT_I berkembang pada
kedalaman 50–125 m dengan nilai GR 0–30 gAPI dan LD 1,24–1,48 gr/cc.
Peningkatan nilai GR hingga 40–80 gAPI menunjukkan bertambahnya kandungan
lempung pada lapisan batuan. Berdasarkan hasil penelitian, analisis crossplot GR
vs LD dan well log efektif digunakan untuk membedakan litologi batubara dan nonbatubara pada daerah penelitian.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605300006
Keyword
Batubara Gamma ray Densitas log Crossplot Interpretasi log