(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

USULAN PENERAPAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM) DAN MAINTENANCE, REPAIR AND OVERHAUL (MRO) DI PT DIRGANTARA INDONESIA


Mesin CNC Cincinnati Milacron DGAL merupakan mesin CNC yang aktif memproduksi komponen pesawat di PT Dirgantara Indonesia. Namun pada proses produksinya menghadapi kendala yang menyebabkan efektivitasnya menurun. Penyebabnya adalah kerusakan komponen yang berulang, keausan komponen, proses produksi yang tidak optimal sehingga tidak tercapainya target produksi yang menimbulkan backlog (antri produksi) dan lembur kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE), mengidentifikasi faktor kerugian melalui analisis Six Big Losses (SBL), serta merumuskan usulan perbaikan dengan mengintegrasikan Total Productive Maintenance (TPM) dan Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai OEE mesin berada pada kategori rendah dengan nilai sebesar 25,2% pada bulan Juli, 15,2% pada bulan Agustus dan 23,5% pada bulan September hasil tersebut jauh di bawah standar global sebesar 85%. Rendahnya nilai OEE terutama disebabkan oleh rendahnya performance yang berada pada rentang 16,9%–32%, meskipun nilai quality mencapai 100%. Analisis SBL menunjukkan bahwa faktor dominan penyebab rendahnya efektivitas adalah idle and minor stoppage losses dengan rata-rata sebesar 41,9%, diikuti oleh reduced speed losses sebesar 11,4%, breakdown losses 15,3%, dan setup and adjustment losses 10,1%. Rekomendasi perbaikan diusulkan dari analisis akar permasalahan mesin dan dihubungkan dengan delapan pilar TPM dan strategi MRO secara terintegrasi.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605260091

Keyword
CNC Cincinnati Milacron DGAL OEE SBL TPM MRO