Analisis Risiko Keselamatan Kerja pada Proses Pemuatan Batu Bara di Shiploader 2 Area Jetty 3 Menggunakan Metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) di PT. Bukit Asam Tbk Divisi Tarahan Port
Potensi risiko kecelakaan kerja pada proses pemuatan batu bara di shiploader 2 jetty 3 PT. Bukit Asam Tbk menjadi perhatian karena melibatkan interaksi pekerja, peralatan, dan lingkungan kerja. Selain itu, dokumen IBPR di area jetty atau dermaga belum tersusun secara lengkap dan detail, sementara proses pemuatan berlangsung secara kontinu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta menentukan upaya pengendalian. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif melalui observasi, wawancara, dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, serta analisis matriks AS/NZS 4360:2004. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 27 potensi bahaya yang tersebar pada enam tahapan aktivitas kerja, terdiri atas 23 potensi bahaya kategori unsafe action (85%) dan 4 potensi bahaya kategori unsafe condition (15%). Berdasarkan jenis bahaya, mayoritas termasuk kategori keselamatan kerja sebanyak 24 potensi (±89%) dan 3 potensi (±11%) kategori kesehatan kerja. Penilaian risiko menunjukkan mayoritas berada pada kategori medium risk sebanyak 25 potensi bahaya (92,59%), sedangkan kategori low risk dan high risk masing-masing 1 potensi bahaya (3,70%), serta tidak ditemukan kategori extreme risk. Pengendalian risiko disusun berdasarkan Hierarchy of Control yang meliputi eliminasi, substitusi, engineering control, administrative control, dan penggunaan alat pelindung diri (APD).
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605260010
Keyword
HIRARC Keselamatan Kerja Penilaian Risiko Pengendalian Risiko Shiploader Batu bara