(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Klasterisasi Wilayah Prioritas Hasil Prediksi Perubahan Lahan Kota Tangerang Tahun 2032


View/Open

Author
JHON, KALEB SIMARMATA

Date Published
21 Apr 2026

Advisor
Valendya Rilansari, S.P.W.K., M.P.W.K.,

Subject
Perencanaan Wilayah dan Kota

Publisher


Perubahan lahan yang dipicu oleh pertumbuhan penduduk dan urbanisasi telah mendorong peningkatan konversi lahan non terbangun menjadi lahan terbangun, terutama di wilayah perkotaan. Kota Tangerang merupakan salah satu kota di Provinsi Banten yang mengalami pertumbuhan penduduk yang pesat sebagai bagian dari Kawasan Metropolitan Jabodetabekpunjur. Pertumbuhan kota ini menimbulkan perubahan tutupan lahan yang tidak terkendali apabila tidak diimbangi dengan penerapan kebijakan penataan ruang yang efektif. Penelitian ini bertujuan merumuskan klasterisasi wilayah prioritas hasil prediksi tutupan lahan di Kota Tangerang pada tahun 2032 dengan memanfaatkan pemodelan spasial Cellular Automata - Artificial Neural Network (CA-ANN). Klasterisasi wilayah dirumuskan untuk mengidentifikasi tingkat prioritas pengendalian pemanfaatan ruang berdasarkan dinamika perubahan tutupan lahan, sehingga dapat mendukung perumusan strategi pengendalian yang lebih efektif dan terarah. Metode klasifikasi tutupan lahan menggunakan analisis Supervised Classification pada citra tahun 2012, 2017 dan 2022 dengan menggunakan 3 klasifikasi yaitu perairan, non terbangun, dan terbangun. Hasil prediksi tutupan lahan menggunakan metode Cellular Automata - Artificial Neural Network memiliki Percentage of Correctness mencapai 94,28 persen dan akurasi kappa sebesar 84,95 persen. Kemudian dilakukan overlay antara hasil prediksi tutupan lahan tahun 2032 dengan kondisi tutupan lahan tahun 2022 untuk mengidentifikasi dinamika perubahan yang terjadi. Hasil overlay tersebut digunakan sebagai dasar dalam merumuskan klasterisasi wilayah prioritas yang terbagi menjadi tiga kategori, yaitu wilayah prioritas tinggi yang terdiri dari Kecamatan Pinang dengan arahan pengendalian yang lebih ketat melalui pembatasan pemanfaatan ruang dan optimalisasi penggunaan lahan, wilayah prioritas sedang yang meliputi Kecamatan Neglasari, Jatiuwung, Periuk, Karawaci, Tangerang, Cipondoh, dan Benda dengan pengendalian yang diarahkan pada pengelolaan pertumbuhan secara terarah dan pengendalian alih fungsi lahan, serta wilayah prioritas rendah yang mencakup Kecamatan Karang Tengah, Cibodas, Batuceper, Ciledug, dan Larangan dengan pengendalian yang difokuskan pada upaya menjaga kondisi eksisting dan mencegah perkembangan yang tidak terencana.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605250009

Keyword
Perubahan Tutupan Lahan Prediksi Tutupan Lahan Supervised Classification Cellular Automata Klasterisasi