(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Peran Partisipasi Pemangku Kepentingan Dalam Pengurangan Risiko Bencana Rob Di Kelurahan Kota Karang


Bencana banjir rob secara rutin melanda kawasan pesisir Kelurahan Kota Karang. Penanganannya melalui program DESTANA dinilai belum efektif akibat dominasi pendekatan top-down dan minimnya partisipasi masyarakat secara substantif. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pemangku kepentingan menggunakan matriks Power versus Interest Grid berdasarkan konsep Urban Climate Resilience (UCR). Menggunakan pendekatan metode campuran (mixed-methods) dengan desain Sequential Exploratory, data dikumpulkan dari 46 responden representasi unsur Pentahelix melalui wawancara dan kuesioner berskoring menggunakan teknik snowball sampling. Hasil pemetaan menunjukkan adanya ketimpangan peran yang signifikan. Kuadran Key Players didominasi mutlak oleh unsur pemerintah (BPBD dan Kelurahan) serta tokoh formal (Ketua RT). Sebaliknya, masyarakat akar rumput (nelayan, warga biasa) dan UMKM terkunci pada posisi Subjects, yakni memiliki kepentingan tinggi namun daya pengaruh politik yang sangat lemah. Alur komunikasi juga teridentifikasi sangat hierarkis dan terpusat (bottleneck) di Kelurahan. Sebagai rekomendasi, penelitian ini merumuskan model partisipasi kolaboratif yang adaptif berbasis spektrum IAP2 pada setiap fase bencana (pra, saat, dan pasca) guna mewujudkan pengurangan risiko bencana rob yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605250007

Keyword
Banjir Rob Partisipasi Pemangku Kepentingan Power versus Interest Grid