Analisis Karakteristik Dielektrik Non-Destruktif Berbasis Metamaterial pada MDF dan Kayu Cempaka (Magnolia champaca)
Kebutuhan metode pengujian non-destruktif pada material kayu
meningkat karena pengujian destruktif dapat merusak sampel.
Kayu cempaka (Magnolia champaca) dan Medium Density
Fiberboard (MDF) memiliki struktur internal berbeda yang
memengaruhi sifat mekanis dan respons elektromagnetik.
Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan sifat fisis, sifat
mekanis, dan karakteristik resonansi antara kayu cempaka dan
MDF. Penelitian ini diharapkan mendukung pengembangan
metode Non-Destructive Testing (NDT) berbasis metamaterial
pada material kayu. Ruang lingkup penelitian meliputi pengujian
kadar air, kerapatan, Modulus of Elasticity (MOE), Modulus of
Rupture (MOR), frekuensi resonansi, dan bandwidth. Penelitian
dibatasi pada jumlah sampel, dimensi sampel, dan konfigurasi
sensor. Pengujian resonansi dilakukan menggunakan sensor
metamaterial berbasis PCB dan Vector Network Analyzer (VNA)
pada rentang frekuensi 0,1–6 GHz. Data dianalisis menggunakan
rata-rata dan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa kayu cempaka memiliki nilai MOE dan MOR lebih tinggi
dibandingkan MDF serta menghasilkan frekuensi resonansi lebih
rendah dan bandwidth lebih lebar.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605250006
Keyword
kayu cempaka; MDF; metamaterial; resonansi; non de hampaca wood; MDF; metamaterial; resonance; non de