(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

STUDI AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK ETANOL DAUN KEPEL (Stelechocarpus burahol) PADA MENCIT (Mus musculus) GALUR ddY JANTAN


Diabetes Melitus (DM) merupakan gangguan metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi dan kerja insulin. Prevalensi DM di Indonesia terus meningkat sehingga dibutuhkan pemanfaatan terapi berbasis bahan alam seperti daun kepel (Stelechocarpus burahol). Daun kepel diketahui mengandung senyawa flavonoid yang memiliki potensi sebagai antidiabetes. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun kepel (Stelechocarpus burahol) terhadap kadar glukosa darah mencit galur ddY jantan yang diinduksi aloksan, serta menentukan dosis terbaik yang paling efektif dalam menurunkan glukosa darah mencit. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode UAE dengan pelarut etanol 96 persen dan rasio 1:5 menghasilkan rendemen sebesar 12,69%. Kemudian dilakukan pengujian kadar total flavonoid menggunakan spektrofotometri UV-Vis dengan metode kolorimetri aluminium klorida dan standar baku kuersetin menunjukan hasil sebesar 88,755 ± 0,0406 mg QE/g. Penelitian ini menggunakan 6 kelompok mencit yang terbagi menjadi kelompok normal, kelompok negatif (NaCMC), kelompok positif (metformin 500 mg), serta tiga kelompok uji ekstrak dengan dosis 200, 400, dan 800 mg/kgBB. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak daun kepel dengan variasi dosis tersebut dapat menurunkan kadar glukosa darah mencit berturut turut sebesar 19,44%; 24,35%; dan 31,76% mendekati efektivitas metformin yaitu sebesar 34,53%. Hasil penelitian ini menunjukkan potensi daun kepel sebagai agen antidiabetes alami.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605220033

Keyword
Antidiabetes Mus musculus Glukosa darah Stelechocarpus burahol