(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

STANDARDISASI DAN STUDI TOKSISITAS AKUT ORAL SECARA IN VIVO EKSTRAK ETANOL DAUN BAKAU MERAH (Rhizophora stylosa)


Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, salah satunya tanaman bakau merah Rhizophora stylosa yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional. Daun R. stylosa diketahui mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, fenolik, dan triterpenoid yang memiliki aktivitas farmakologis. Sebelum dikembangkan sebagai bahan obat, diperlukan proses standardisasi ekstrak dan pengujian toksisitas untuk memastikan mutu dan keamanannya. Penelitian ini bertujuan mengetahui data awal parameter standardisasi ekstrak etanol daun R. stylosa serta menentukan efek toksisitas akut oral pada mencit (Mus musculus) galur ddY jantan. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Standardisasi ekstrak meliputi parameter nonspesifik (susut pengeringan, kadar abu , dan uji bebas pelarut) serta parameter spesifik (organoleptik, kadar sari larut air dan kadar sari larut etanol). Uji toksisitas akut dilakukan secara oral pada mencit dengan dosis 500, 1.000, dan 2.000 mg/kgBB. Hasil penelitian menunjukkan rendemen ekstrak 14,25%, susut pengeringan 8,54%, kadar abu total 10%, bebas dari residu etanol, kadar sari larut air 43,93 %, kadar sari larut etanol 42,86 %. Tidak ditemukan kematian maupun tanda toksik dengan nilai LD₅₀>2.000 mg/kgBB. Berdasarkan hasil tersebut, ekstrak etanol daun R. stylosa memenuhi parameter standardisasi dan tergolong tidak toksik hingga dosis 2.000 mg/kgBB.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605220032

Keyword
Ekstrak Etanol Daun Mencit (Mus musculus) Rhizophora stylosa Standardisasi Ekstrak Toksisitas Akut Oral