PENGARUH SERAT POLIVINIL ALKOHOL (PVA) DAN SUPERPLASTICIZER TERHADAP KEMAMPUAN MEMBANGUN (BUILDABILITY) DAN SIFAT MEKANIK MATERIAL TANPA SEMEN UNTUK APLIKASI BETON CETAK 3D
Teknologi Three-Dimensional Printing Concrete (3DPC) menawarkan efisiensi tenaga kerja dan kebebasan desain yang signifikan, namun sering terkendala oleh konsumsi semen yang tinggi. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh penggunaan serat Polivinil Alkohol (PVA) dan Superplasticizer (SP) terhadap performa material ramah lingkungan yang memanfaatkan limbah pozzolanik yaitu Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBS), Fly Ash, dan Silica Fume. Secara khusus, penelitian ini bertujuan mengoptimalkan reologi dan distribusi partikel melalui penggunaan superplasticizer serta menganalisis kontribusi mekanis dari serat PVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan SP berperan krusial dalam meningkatkan kepadatan matriks melalui kontrol hidrasi yang lebih baik. Sebaliknya, penambahan serat PVA ditemukan menurunkan tingkat workability serta tidak memberikan peningkatan signifikan pada aspek buildability maupun kuat tekan. Meskipun demikian, sinergi antara dispersi partikel yang dihasilkan oleh SP dan mekanisme pengikatan (interlocking) serat PVA secara efektif meningkatkan kuat lentur dan perilaku pasca-retak (post-cracking), terutama pada spesimen cetak 3D. Studi ini menyimpulkan bahwa peran utama serat PVA dalam sistem pengikat ternari ini adalah untuk meningkatkan daktilitas dan performa lentur, sementara SP berfungsi sebagai pengatur utama kapasitas beban tekan dan konsistensi cetak.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605210043
Keyword
Three-Dimensional Printing Concrete (3DPC) Ternary Binder Superplasticizer Buildability Performa Mekanis