(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

PEMANFAATAN DRONE BATIMETRI BERBASIS ECHOSOUNDER UNTUK PEMETAAN KEDALAMAN WADUK (STUDI KASUS: WADUK PONDOK JAGUNG)


Waduk sebagai infrastruktur sumber daya air memiliki peran strategis dalam penyediaan air baku, pengendalian banjir, serta pengelolaan tata air wilayah perkotaan. Proses sedimentasi yang terus berlangsung menyebabkan perubahan morfologi dasar waduk yang berpotensi menurunkan kapasitas tampung dan efektivitas operasionalnya. Oleh karena itu, ketersediaan data kedalaman yang akurat dan mutakhir menjadi kebutuhan mendesak dalam mendukung pengelolaan waduk yang berkelanjutan. Pemanfaatan teknologi echosounder berbasis wahana drone menjadi alternatif metode survei batimetri yang lebih efisien dan fleksibel, khususnya pada perairan dangkal, namun evaluasi tingkat akurasinya tetap diperlukan untuk memastikan kesesuaian dengan standar survei hidrografi. Pemodelan permukaan dasar waduk dilakukan menggunakan metode interpolasi spasial Inverse Distance Weighting (IDW) dengan variasi nilai power (p = 1–5) serta metode Kriging (Ordinary dan Simple Kriging). Evaluasi akurasi dilakukan berdasarkan nilai Root Mean Square Error (RMSE) serta pengujian Total Horizontal Uncertainty (THU) dan Total Vertical Uncertainty (TVU) yang mengacu pada standar IHO S-44 Orde 1b. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengukuran menggunakan drone batimetri dapat menghasilkan data kedalaman yang memenuhi standar akurasi IHO. Berdasarkan analisis geostatistik, metode Ordinary Kriging memberikan nilai kesalahan prediksi yang lebih kecil dibandingkan metode IDW, sehingga lebih representatif dalam memodelkan variasi spasial kedalaman waduk.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605200024

Keyword
Drone batimetri echosounder interpolasi spasial