ANALISIS PERBANDINGAN DAYA DUKUNG AKSIAL FONDASI TIANG BOR BERDASARKAN METODE EMPIRIS DAN METODE ELEMEN HINGGA TERHADAP HASIL UJI PILE DRIVING ANALYZER (PDA)
Fondasi tiang bor digunakan untuk menyalurkan beban struktur ke lapisan tanah dengan daya dukung memadai. Dalam praktiknya, perhitungan daya dukung aksial masih didominasi oleh metode empiris berbasis data SPT yang divalidasi melalui PDA, sementara penggunaan metode elemen hingga (FEM) masih terbatas, sehingga pada penelitian ini dilakukan analisis perbandingan antara metode empiris dan FEM terhadap PDA, untuk melihat tingkat keakuratan terhadap hasil uji lapangan, serta urgensi penggunaannya dalam proyek konstruksi. Metode empiris yang digunakan meliputi Meyerhoff (1976), Reese & Wright (1977), Shio & Fukui (1982), Luciano Decourt (1987), dan O’Neil & Reese (1989). Pada penelitian ini dilakukan juga analisis data menggunakan menggunakan bias factor untuk melihat tingkat kedekatan hasil terhadap PDA, serta COV untuk mengukur tingkat penyebaran dan konsistensi data. Hasil menunjukkan bahwa metode O’Neil & Reese paling mendekati PDA (bias 1,10; COV 0,53), sedangkan Shio & Fukui cenderung overestimate (bias 1,84; COV 0,65). FEM memberikan hasil yang cukup baik (bias 1,31; COV 0,60), namun sensitif terhadap model konstitutif dan pemodelan. Oleh karena itu, FEM dapat digunakan sebagai alternatif dengan ketergantungan pada model konstitutif tanah, sementara metode empiris tetap relevan namun cenderung menghasilkan estimasi yang bervariasi, sehingga memerlukan data analisis untuk meningkatkan keandalan hasil.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605200019
Keyword
Fondasi Tiang Bor Daya Dukung Aksial Metode Elemen Hingga (FEM) Pile Driving Analyzer (PDA) Bias Factor COV