(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Formulasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Granul Effervescent Kombinasi Bawang Hitam (Allium Sativum L.) dan Kayu Manis (Cinnamomum Verum) Menggunakan Metode DPPH (2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazyl)


Antioksidan berperan melindungi tubuh dari stres oksidatif akibat radikal bebas. Salah satu sumber antioksidan alami yaitu bawang hitam yang mengandung s-allyl cysteine, namun kurang disukai karena rasa dan aromanya, sehingga dikombinasikan dengan kayu manis yang mengandung cinnamaldehyde dan diformulasikan dalam bentuk granul effervescent. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sifat fisik dan stabilitas, aktivitas antioksidan (IC50), pengaruh variasi rasio konsentrasi bawang hitam dan kayu manis, serta tingkat kesukaan terhadap granul effervescent. Formulasi dibuat variasi rasio bawang hitam : kayu manis, yaitu F1 (15:2), F2 (15:4), dan F3 (15:6). Hasil penelitian menunjukkan seluruh formula memenuhi persyaratan fisik yaitu kadar air 3,30-3,74%, kecepatan alir 44,46-47,23 g/s, sudut diam 11,90-12,55°, kompresibilitas 10,71-11,83%, pH 6,04-6,68, dan waktu larut 58,85 detik - 3 menit 13,26 detik. Uji stabilitas menunjukkan penurunan pH yang mengindikasikan ketidakstabilan sediaan. Uji aktivitas antioksidan menunjukkan F0 memiliki aktivitas antioksidan kuat dengan IC50 sebesar 59,62 μg/mL, sedangkan F1, F2, dan F3 aktivitas antioksidan sangat kuat dengan nilai IC50 berturut-turut 12,65; 10,51; dan 8,66 μg/mL, serta berbeda signifikan (Sig. < 0,05). Nilai korelasi negatif kuat (r = -0,815) menunjukkan peningkatan rasio kayu manis berkaitan dengan penurunan nilai IC50 dan meningkatkan aktivitas antioksidan. Berdasarkan uji hedonik, F3 memiliki nilai kesukaan tertinggi pada aroma (4,36) dan rasa (4,56) dengan perbedaan signifikan antar formula (Sig. < 0,05), sedangkan warna (4,30) tidak berbeda signifikan dari F1 dan F2.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605200018

Keyword
Bawang hitam Kayu manis Granul Effervescent Antioksidan