(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

ANALISIS METODE SISTEM IRIGASI TETES DAN IRIGASI HIDROPONIK PADA GREENHOUSE LAMPUNG TIMUR (STUDI KASUS : GREENHOUSE KELOMPOK TANI AGRO LESTARI)


View/Open

Author
MUHAMMAD, RAZAK

Date Published
14 Apr 2026

Advisor
M Gilang Indra Mardika, S.T., M.T.,

Subject
Teknik Sipil

Publisher


Ketersediaan air merupakan faktor kunci dalam menunjang produktivitas pertanian, khususnya pada budidaya tanaman di lingkungan greenhouse yang memerlukan pengelolaan air secara efisien dan terkontrol. Penerapan sistem irigasi modern seperti irigasi tetes (drip irrigation) dan irigasi hidroponik menjadi alternatif untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air serta menjaga kestabilan pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kehilangan energi pada jaringan pipa, mengevaluasi efektivitas pemenuhan kebutuhan air tanaman melalui perbandingan debit kebutuhan dan debit saluran, serta membandingkan kinerja kedua sistem irigasi pada Greenhouse Kelompok Tani Agro Lestari di Lampung Timur. Penelitian dilakukan pada 10 unit greenhouse dengan sistem irigasi tetes dan 1 unit greenhouse hidroponik dengan tanaman yang digunakan melon. Kebutuhan air tanaman dihitung menggunakan metode evapotranspirasi (ETc = Kc × ET0) dan metode Stanghellini. Hasil menunjukkan bahwa debit kebutuhan irigasi tetes mencapai 0,0124 L/s/m², sedangkan hidroponik sebesar 0,0000797 L/s. Kehilangan energi pada jaringan pipa sebesar 0,0083 m pada irigasi tetes dan 0,0012 m pada hidroponik. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kedua sistem mampu memenuhi kebutuhan air tanaman. Irigasi tetes lebih efisiensi dalam distribusi air, sedangkan hidroponik lebih efisien dalam pengendalian air dan nutrisi. Pemilihan sistem irigasi perlu mempertimbangkan aspek teknis, kebutuhan tanaman, dan efisiensi operasional greenhouse.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605200009

Keyword
Irigasi tetes Irigasi Hidroponik Kebutuhan air tanaman Kehilangan energi pipa